It's not a shame to be a Jomblo, Be Proud… Be a JOSH !!!

Bukan Sekadar Menikah,…

“Ndang rabi wae mari..daripada..jomblo kakean menghayal”

-comment temen
(cepet nikah aja,daripada Jomblo kebnyakan mengkhayal)

hums,..
Sob,apa tujuan anda hanya Nikah thok (melepas masa lajang&penyaluran sahwat saja)???
trus lupa bhwa stlh nikah Tugas anda sbg suami/istri makin besar?
(adanya tanggung jawab, kewajiban, serta hak pasangan yg kudu kita berikan-walau ga harus,tp ini bagian dr keharmonisan hub kalian kelak-)

kalo cuma nikah insyaAllah semua bisa sob,namun brapa bnyak yg gagal mempertahankannya ???

It’s not a simple thing sob!
Apalagi sosok suami/istri anda nanti pasti memiliki karakter yg sangaaaat berbeda dengan anda> dia suami/istri anda bukanlah duplicate anda yang tahu apapaun tentang anda, dan bisa mengerti anda sepenuhnya 9walau itu harapan kita), namun mohon dimengerti sobat ku,… bahwa dia yang kau harapkan sebagai pelindung, pemberi semangat dan selalu mensupport anda sebagai pasangan hidup bukanlah sosok ‘hero”/super yang ga butuh diperlakukan sama seperti yang anda inginkan darinya.

Sungguh masbro sangat sangat sedih dan ‘trenyuh’ dimana sobat muda kita tidak sedikit yang hanya berfikir melepas masa lajang (single) dan memilih menikah tanpa melihat, belajar, dan mempersiapkan diri serta mengambil hikmah dari kegagalan rumah tangga yang dialami orang lain. mereka rata rata lupa apa yang harus dipersiapkan agar biduk rumah tangga mereka mampu bertahan ditengan gelombang keras dunia teknogi yang sewaktu waktu bisa menghantam kapal rumah tangga mereka hingga karam.

Sebenarnya apasieh yang melatar belakangi adanya PANTI JOMBLO sebelum HALAL “MasBro” (Hikmah Kesendirian tanpa Pacaran) ???

Adanya PJH dibentuk untuk mengurangi angka perceraian dalam rumah tangga.

Lha kok jauh bener Masbro, dari perceraian Rumah Tangga ke kita2 yang Jomblo ??

Yups,… mungkin bagi kalian itu aneh sob,..
Namun bagi MasBro itu satu kesatuan. Kenapa???
karena kesalahan faham dalam arah dan tujuan menikah tidak terlepas dari pembentukan dan lingkungan dari masing- masing pelakunya (suami/istri). Pembentukan, pemahaman serta kedewasaan dalam menyikapi perbedaan masalah yang hinggap dalam rumah tangga, menurut MasBro bisa dipelajari sedari dini saat kita belum menikah. Uppss,… Kok Bisa ???

Yups,… jika kita terbisa menghadapi masalah dan empati serta berkompromi (asal bukan masalah akidah/akhlak lho ya) atas permasalahan yang muncul nantinya. Kita dituntut secara cerdas menggali masalah,dengan evaluasi latar belakang terjadinya masalah dan menyiapkan strategiyang jitu dalam mennyelesaikannya.

 

Ingat Sob,…
Suami/istri kita bukan dukun/paranormal yang tau apa mau kita apalagi kalo kita termasuk species introvert (tertutup-ga mudah bersosialisasi). Jadi kudu belajar karakter tiap tiap manusia tanpa harus menjadi dirinya, karena setiap manusia adalah pribadi yg ‘unik’ dengan segaala kelebihan dan kekurangan nya.

Jadi kalo kita terbiasa menghadapi masalah dan belajar memperbaiki diri insyaallah msalah berat apapun yg hadir karena terbiasa mencari solusi dr tiap problematika yg hadir insyaAllah kita tidak mudah patah arang dan berputus asa.

Nah kembali kemasalah Jomblo dan perceraian,….
Pembentukan pondasi rumah tangga sebenarnya dimulai dari pernikahan tersebut belum terjadi, NAH INI YANG SERING DILUPAKAN OLEH SOBAT KAWULA MUDA. dikiranya membangun rumah tangga dimulai setelah ijab qabul dilaksanakan,…..
Mohon maaf Sob,… Pendapat itu SALAH,.. dan sangat keliru !!!

Pasangan hidup (suami/istri) adalah pribadi yg unik, dimana harus adanya sinergi diantara mereka bukan untuk sparing partner untuk unjuk gigi siapa yang powerfull diantara mereka. Namun pembelajaran saat single/sebelum menikah ini, ternyata banyak sekali yang salah menjemputnya dengan pacaran.
Lha itu khan namanya proses pengenalan MasBro, khan sah2 saja?

Hummss,… itu pendapat anda sob sah2 saja. Namun coba telisik dan flasback bagi pelaku pacaran, banyak ga ke mudharatan (efek negatif) yang ditimbulkan dari pacaran ??? Humss,….. Anda pasti tau dan ga perlu berlagak “Dodol” ya….

Khan pacaran itu ta’aruf, proses perkenalan juga Masbro ???

nah ini yang kurang tepat alis salah kaprah.
masbro coba jelaskan dengan bahasa keseharian bukan pake bahasa kamus agar anda mudah memahaminya.

Pacaran dan ta’aruf intinya sama yaitu perkenalan dan proses mengenal pasangan.
Namun ada pembeda yang jelas disini Sob (ga perlu buka kamus entar malah tambah bingung). Dalam Ta’aruf ga ada yg namanya khalwat/berdua2an dalam berinteraksi, apalagi sampe sentuhan fisik No..no..no…. dan ta’aruf hanya dilakukan bagi sobat yang benar2 serius untuk menikah bukan hanya coba2.

Sedangkan pacaran pun sama sebuah proses perkenalan, entar pelakunya serius atau enggak atau hanya have fun. Namun intinya sama proses mengenal pasangannya (caranya azza yg beda jauh). Namun disini ada aspek yang sangat krusial yang kudu dibenahi dimana pacaran banyak interaksi khalwat/berdua-duan yang sangat riskan terjadinya perzinahan, mulai dari sentuhan fisik, merangkul, ciuman, dan sampe pergaulan yg OFF SIDE (kelewat batas) adu organ intim dilapangan sepak bola yang berbau nafas syahwat, padahal mereka bukan suami istri lho ????

Memang sieh sob, bedanya tipiiiiiiiiiiiis banget apalagi dizaman sekarang menganggap hal tersebut (pacaran) lumrah, hingga naik motor berdua walau bukan mahram pelakunya enjoy2 azza, tangan mendekap erat si pengemudi,tubuh nempel kayak perangko dan otomatis mata lurus kejalan namun otaknya mengkhayal keindahan syurgawi yang semu. hummsss,… enyak nan,… !!! PLAKSSSss!!!
(banguuun wooiii,.. jangan ikutan menghayal dech, entar malah ikutan mesum)
Hebatnya lagi masyarakat kita cuek dan menganggapnya biasa. hiks,..hiks,…!!!

Nah faktor pergaulan & interaksi yang kurang tepat inilah yang mengaburkan apa yang harus dipersiapkan untuk mempertahankan rumah tangga mereka kelak. Karena otak dan fikiran udah habis terforsir oleh keindahan yg namanya pacaran hingga lupa dengan pembenahan diri dan memperbaiki diri. Nah kalo gini bagaimana kita bisa menjemput kekasih yang terbaik dr Allah kalo cara kita dan ulah kita ga mengarah kesana ???

Apa yang hadir depan anda, catatan2 indah yang diberikan oleh para admin page Islami semua tak akan berpengaruh kalo itu hanya hiasan kata2 indah dan khayalan yang tiada ada usaha. Karena kunci pokoknya adalah pada diri kita masing2.

Dan tag line JOSH (JOmblo Sampai Halal) hanya sebuah jargon (slogan/semboyan) tanpa makna jika kita tidak belajar mulai dr single untuk memperbaiki diri, agar penihakan yg kita inginkan dengan kekasih terbaik dr Allah untuk kita mampu dipertahankan hingga akhir hayat.

Tiada guna kata2 indah hanya sebagai bacaan yg setelah usai dibaca musnah dimakan waktu, kuncinya adalah pada diri kita masing2 apakah akan bergerak maju atau berkutat dimasalah cinta dan melupakan tugas Pekerjaan Rumah yang sebenarnya pokok untuk pondasi keluarga kita nantinya.

Ga baik rasanya terlalu panjang pembahasan ini,..
InsyaAllah kedepan kita coba bahas per bab yang disampaikan saat ini.
Karena ini hanya pembahsan secara global, dan memang bukan pake bahasa puitis indah, atau bahasa baku, namun dengan bahasa kehidupan MasBro sehari2 yg harapannya lebiih mudah dicerna. Namun MasBro yakin sebagian yg lain tambah puyeng mbacanya,…. (Yach namaanya aza manusia, beda2 khan)

Disambung lain waktu ya sob,…

 

MasBro Kpala PantiJomblo III
MasBro Kpala PantiJomblo II

MasBro Kpala PantiJomblo

staff KJRI (Kementrian JOmbloSampaiHalal Republik Indonesia)

share for
JOSS (JOmblo Shalih Shalihah)

JOSH (JOmblo Sampai nikaH)

DOMPET DHU’AFA JOSH (Sobat JOmbloSampaiHalal Berbagi Kasih)

So JOSH (Sobat JOmbloSampaiHalal)

NB:
Kebijakan Komentar
Silahkan berkomentar, tapi mohon berlaku sopan dan tidak melantur topik.
Kami berhak menghapus komentar kotor, Dilarang promosi no HP, No ADD ME, dilarang melecehkan/menghina sahabat dan agama lain, kasar, dan spam (koment sama berulang2) dan sytem memblokir pelanggar berulang

…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s